
Ketiga, BMKG akan melakukan upaya edukasi kepada stakeholder dan petugas yang terkait dengan penyelamatan di bandara tersebut.
Petugas akan dilatih menyelenggarakan drill atau simulasi evakuasi terkait dengan respon informasi gempa dan tsunami secara cepat dan tepat, untuk upaya penyelamatan di bandara.
Ia mendorong pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota setempat mempunyai mitigasi dalam bencana ini.
BACA JUGA: Efek Covid-19, Media Asing: Pariwisata Bali Tanpa Turis Australia
"Untuk semakin meminimalkan dampak kerugian dan korban jiwa," kata dia. Lokasi sekitar bandara juga terdapat banyak kawasan ekonomi dan permukiman penduduk,” kata dia.
Ia mengatakan kondisi ini hendaknya menjadi catatan bagi pemerintah dan semua pihak saat hendak membangun infrastruktur.
BACA JUGA: Ledakan Covid-19 Bikin Melasti dan Ogoh-ogoh di Bali Jadi Begini
Sebab wilayah Indonesia berada di lingkaran cincin api sehingga rawan terjadinya gempa bumi dan tsunami.
Idealnya, kata dia, pembangunan berbagai fasilitas publik diarahkan di wilayah yang aman dari bencana untuk menghindari korban jiwa dan kerugian.
BACA JUGA: Pelatih Bali United Jelaskan Kondisi Terbaru Cedera Kadek Agung
Sementara itu, dalam kunjungannya ke Bandara Ngurah Rai, Dwikorita juga memastikan seluruh peralatan observasi cuaca penunjang keselamatan penerbangan di Ngurah Rai dalam keadaan baik.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News