Dapat Kabar Geger dari Seruni dan LBH Bali, Ini Janji Rektor UNUD

Dapat Kabar Geger dari Seruni dan LBH Bali, Ini Janji Rektor UNUD - GenPI.co Bali
Rektur UNUD janjikan ini setelah ada kabar banyak kasus kekerasan seksual di Universitas Udayana Bali. Foto: Antara

GenPI.co Bali - Rektor Universitas Udayana (UNUD), Prof Nyoman Gde Antara menjanjikan sesuatu ketika kampus yang dipimpinnya dikabarkan banyak kasus kekerasan seksual seperti dilaporkan Seruni dan LBH Bali.

Seperti diketahui, tindakan melukai harkat dan martabat wanita di lingkungan perguruan tinggi sangat menjadi perhatian publik belakangan ini.

Tidak terkecuali di UNUD yang notebene ialah salah satu universitas tertua dan ternama di Pulau Dewata. Namun, kabar miring menimpa institusi pendidikan tersebut.

BACA JUGA:  Keren! Bali Masuk Jajaran 5 Destinasi Favorit Travel Blogger

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bali mengungkapkan adanya 42 kasus kekerasan seksual menimpa kalangan mahasiswinya dan mirisnya dilakukan oleh banyak kalangan mulai dari mahasiswa, pedagang, buruh, hingga dosen.

Sementara, Serikat Perempuan Indonesia (Seruni) menuturkan adanya 29 orang yang melaporkan tindakan kekerasan seksual kepada mereka dengan alasan senada.

BACA JUGA:  LBH Bali: 45 Mahasiswi UNUD-UNWAR Jadi Korban Kekerasan Seksual

Rektor Gde Antara pun meyakinkan jika pihak universitas tak mencoba menutup-nutupi kejadian memalukan ini dan sudah membentuk satuan petugas (satgas) untuk dampingi para korban.

"Kalau nanti suatu pimpinan di Universitas Udayana menutup-nutupi, ya berusaha menyelesaikan dengan kekeluargaan dan lain sebagainya, satgas bisa lapor ke kementerian sehingga mereka bisa ambil alih kasusnya," kata dia, Senin (22/11/21).

BACA JUGA:  Serupa LBH Bali, Seruni Ungkap Kekerasan Seksual 29 Mahasiswi

Adapun ia berjanji jika tempat kuliah wajib memiliki suatu kondisi yang nyaman bagi civitas akademika, termasuk kalangan mahasiswi di dalamnya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya