Media Asing Soroti Menyedihkannya Pariwisata Bali Saat Covid-19

Media Asing Soroti Menyedihkannya Pariwisata Bali Saat Covid-19 - GenPI.co BALI
Ilustrasi pariwisata Bali. Foto: Antara

GenPI.co Bali - Masalah pelik pariwisata menimpa Bali semenjak wabah penyakit Covid-19 menyebar luas. Media asing, Travel Weekly pun menyoroti betapa menyedihkannya salah satu destinasi wisata terbaik dunia itu.

Sudah mau genap dua tahun, Pulau Dewata kehilangan tajinya di mata dunia usai kedatangan wisatawan domestik dan mancanegara begitu minim.

Ya, semenjak Covid-19 menyebar pada akhir tahun 2019 lalu, turis asing sudah jarang tampak dan hal ini bisa dilihat dari sepinya berbagai objek wisata yang ada.

BACA JUGA:  Sukrada-Laksmi Dilaporkan ke PHDI Bali, Jem Tattoo Bilang Ini

Ketika aturan larangan kedatangan wisman dicabut pada 14 Oktober 2021 imbas kasus Corona yang landai, kebangkitan pariwisata Bali masih belum ada tanda-tandanya.

Travel Weekly pun menuliskan suatu headline memperihatinkan: "Bali Pernah Punya 6,3 Juta Turis Tahun 2019, tapi Sejak 9 Bulan Belakangan Menyusut Jadi 43 Orang Saja."

BACA JUGA:  Ikut Upacara Hindu Gunung Agung Bali, WNA Prancis Ini Tewas

Tulisan tersebut merujuk data jumlah kedatangan wisatawan yang begitu penuh dua tahun sebelum pandemi Covid-19 menyerang. Namun, begitu sampai tahun 2021, terjadi penurunan drastis tak terduga.

Lebih memperihatinkan lagi, media asing tersebut menuturkan ini merupakan krisis ekonomi terburuk di Bali semenjak 1990, mengingat 50 tingkat kesejahteraan warganya dari sektor pariwisata.

BACA JUGA:  Viral Sukrada-Laksmi Nikah di Bali, Ortu Beri Fakta Mencengangkan

Bahkan, data terbaru menyimpulkan jika tingkat ekonomi Pulau para Dewa terjun bebas ke 9,3 persen dari rata-rata provinsi di Indonesia sekitar 2 persen. Ada lebih dari 30 ribu orang berstatus miskin.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya