Perdagangan Anak ke Bali Marak, Polisi Jatim Ringkus Pelakunya

Perdagangan Anak ke Bali Marak, Polisi Jatim Ringkus Pelakunya - GenPI.co BALI
Polda Jatim menguak kasus perdagangan anak ke Bali. Foto: Antara

GenPI.co Bali - Maraknya fenomena perdagangan anak dibawah umur ke wilayah Bali berhasil diungkap Unit III Renakta Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum Polisi Jawa Timur (Jatim) baru-baru ini.

Bicara soal Pulau Dewata yang terngiang-ngiang ialah suatu tempat dengan berbagai keindahan objek wisata, budaya, dan tentu saja lapangan pekerjaan bergaji lumayan.

Hal inilah yang diimpi-impikan oleh orang-orang untuk bisa hidup sekaligus mendapatkan kesejahteraan yang layak di sana.

Sayangnya, oknum berinisial NS asal Lumajang, Jatim memanfaatkan hal tersebut dengan suatu unggahan media sosial Facebook untuk menarik mangsa.

BACA JUGA:  Korupsi Ini, Kadinsos Karangasem Bali dan 6 ASN Ditangkap Kejari

Adapun dengan iming-iming gaji Rp5-15 juta perbulan di Bali sukses menjebak 29 orang, 23 perempuan dewasa dan enam perempuan dibawah umur.

BACA JUGA:  Parah! Pria Lokal Karangasem Bali Coba Jambret Bule Cantik Kanada

Kabid Humas Polda Jatim Polisi Gatot Repli Handoko saat merilis kasus di Mapolda setempat di Surabaya mengungkapkan penindakan kasus ini berkat laporan salah satu korban.

Tersangka pun berhasil diringkus polisi di Wisma Penantian, Dusun Suko, Desa Sumbersuko, Sumbersuko, Lumajang. Terungkap pula para wanita itu langsung diperkerjakan jadi PSK, tak jadi ke Bali.

BACA JUGA:  Minta 9 Kabupaten/Kota Bali Waspada, BMKG Rilis Cuaca Hari Ini

"Bayaran untuk dia melakukan tindakan asusila hanya Rp200 ribu. Total ada 29 wanita yang ditampung rata-rata berasal dari Bandung, Jakarta dan daerah lainnya," kata Gatot, Kamis (25/11/21).

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya