Ada Tersangka Lain? Salah Teknis Bikin Kecelakaan Bus di Tabanan

Ada Tersangka Lain? Salah Teknis Bikin Kecelakaan Bus di Tabanan - GenPI.co BALI
Kepolisian Tabanan, Bali ungkap kans adanya tersangka lain dalam kasus kecelakaan fatal libatkan bus pariwisata SMP Labschool Unesa 2. Foto: Antara

GenPI.co Bali - Polisi mengutarakan adanya kans tersangka lain dan sebut kesalahan teknis jadi biang keladi utama kecelakaan mengerikan bus pariwisata SMP Labschool Unesa 2 Surabaya di Tabanan, Bali, Sabtu (18/06/22).

Upaya pihak berwajib untuk menyikap sebab musabab insiden tabrakan beruntun di Km 48,9, Banjar Dinas Pacung, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Gumi Lumbung Padi masih terus diupayakan.

Setelah menetapkan sopir bus Agus Supriyanto, 38, asal Sidoarjo, Jawa Timur, sebagai tersangka, penyidik berusaha mencari alat bukti lain untuk memburu pelaku baru dalam kasus ini.

Menurut Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, penyidik satuan lalu lintas masih terus mengumpulkan keterangan saksi-saksi lain yang menyaksikan peristiwa itu.

"Kami sementara memeriksa saksi-saksi lain. Kemungkinan ada tersangka lain," kata AKBP Ranefli Dian Candra, Selasa (21/06/22).

Terkait kondisi bus, Kapolres Tabanan AKBP Ranefli akan meminta keterangan lebih lanjut kepada manajemen perusahaan.

"Mobil ini kalau menurut STNK-nya keluaran tahun 2004. Masih layak jalan. Hanya kami akan meminta keterangan lebih lanjut dari PO (perusahaan otobus)," ujar AKBP Ranefli Dian Candra.

Menurut AKBP Ranefli, berdasarkan penyelidikan awal, kecelakaan maut saat umat Hindu merayakan hari raya Kuningan karena kesalahan teknis, bukan human error.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya