KAHMI: Islam Tak Ada Sangkut Pautnya dengan Bom Bali

KAHMI: Islam Tak Ada Sangkut Pautnya dengan Bom Bali - GenPI.co Bali
KAHMI tolak sangkut pautnya Islam dalam terjadinya Bom Bali. Foto: Antara

GenPI.co Bali - Memperingati 19 tahun berlalunya peristiwa bersejarah Bom Bali, Koordinator Presidium Majelis Wialayah KAHMI Bali, Umar Ibnu Alkattab menyebut tragedi ini bukan imbas Islam.

Sebagaimana diketahui, pada 2002 lalu terjadi suatu peristiwa memilukan di Pulau Dewata yang sampai merenggut 202 korban jiwa dan 209 lainnya alami luka-luka.

Ya, itulah insiden bertajuk Bom Bali yang digagas oleh Amrozi, Abdul Aziz alias Imam Samudra, dan Ali Gufron untuk membunuh banyak warga asing dengan dahlil agama.

BACA JUGA:  Pelabuhan Ikan Jembrana-Bali Disambangi Satgas Covid-19, Kenapa?

Entah apa yang ada dipikiran mereka yang kabarnya percaya tindakan ini merupakan suatu mandat dari Tuhan untuk membersihkan dunia dari kemusyrikan dan kezaliman yang besar.

Setelah hal ini terjadi, berbagai tindakan teror bom baik Bom Bali jilid II dan berbagai peledakan di fasilitas agama lain selain muslim pun marak dilakukan senatero Indonesia.

BACA JUGA:  Begini Persiapan Hotel Karantina Bagi Wisatawan Bali

Tentu saja bawa-bawa nama Islam tersebut merupakan suatu kesalahan besar seperti diungkapkan oleh KAHMI Bali. Melalui Ibnu Alkattab, aksi teror itu hanyalah radikalisme.

"Untuk itu, pemerintah harus menangkal radikalisma secara komprehensif melalui penegakan hukum yang adil, akses ekonomi yang merata, dan literasi keagamaan," tuturnya ketika berkomentar terkait bom bunuh diri di Makassar pada 28 Maret lalu.

BACA JUGA:  Waspada! BMKG Sebut Bali Masuk 3 Provinsi Rentan Kekeringan

Adapun ia akan bahu membahu bantu masyarakat, khususnya kaum muslim untuk menangkal ajaran menyimpang tersebut, baik di Bali atau provinsi lainnya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya