
GenPI.co Bali - Plt Kepala Dinas Kesehatan Bali Made Rentin mengatakan pihaknya akan mengonversi tempat tidur di rumah sakit, imbas lonjakan kasus Covid-19.
Konversi tempat tidur ini dilakukan hingga 40 persen di Rumah Sakit Perawatan Covid-19.
"Untuk merespons lonjakan kasus konfirmasi positif COVID-19," kata Rentin melalui pesan Whatsapp, Minggu (13/02/2022).
BACA JUGA: Satgas Denpasar Bali: Isoter Kewalahan Imbas Ledakan Covid-19
Konversi ini mencakup tempat tidur, penambahan alat, dan tenaga kesehatan.
Dia mengatakan saat ini keterisian tempat tidur (BOR) pasien Covid-19 di rumah sakit di Bali cukup tinggi.
BACA JUGA: Darurat! Lonjakan Kasus Covid-19 di Bali Peringkat 4 di Indonesia
Hal tersebut karena tempat tidur yang dialokasikan untuk COVID-19 belum maksimal atau masih rendah.
"Sehingga perlu ditambahkan dalam waktu tidak terlalu lama," kata dia.
BACA JUGA: BOR Rumah Sakit Pasien Covid-19 di Bali Sudah Lewati 50 Persen
Jika melihat kondisi puncak kasus COVID-19 tahun lalu (varian Delta), total kapasitas tempat tidur 3.052 (2.705 + 347).
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News