PHRI Beri Kabar Buruk Pariwisata Bali Diterpa Covid-19 Omicron

PHRI Beri Kabar Buruk Pariwisata Bali Diterpa Covid-19 Omicron - GenPI.co BALI
Ilustrasi tempat wisata di Bali. Foto: Antara

GenPI.co Bali - Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) melaporkan kabar buruk melanda pariwisata Bali semenjak badai Covid-19 Omicron terjadi sejak bulan Desember 2021 lalu.

Semenjak merebak tahun 2019 lalu, pandemi virus mematikan asal Wuhan, China menjadi mimpi buruk sektor pariwisata Pulau Dewata.

Bagaimana tidak? Jumlah turis asing yang datang makin menurun. Jika tahun 2019 kunjungan bisa capai 6,2 juta orang, sepanjang 2021 turun menjadi 45 orang saja.

BACA JUGA:  Pelatih Bali United Jelaskan Kondisi Terbaru Cedera Kadek Agung

Nah, kondisi ini diperkirakan makin memburuk usai Wakil Ketua Bidang Budaya Lingkungan dan Humas Badan Pengurus Daerah PHRI I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya mengatakan terjadi penurunan wisatawan yang pesan hotel.

Suryawijaya mengatakan jika bisnis di Bali terutama penginapan mengalami penurunan drastis semenjak Covid-19 Omicron menyebar di kala liburan Tahun Baru 2022.

BACA JUGA:  Efek Covid-19, Media Asing: Pariwisata Bali Tanpa Turis Australia

"Menurut data kami, 13 ribu pengunjung domestik telah tiba pada bulan Desember. Lantas menurun jadi 10 ribu pada Januari, dan sekarang jadi 7 ribu semenjak efek Covid-19," kata Suryawijaya, Rabu (09/02/22) dikutip The Bali Sun.

Sementara ini jumlah keterisian hotel hanya 15 persen. Suryawijaya pun berharap nantinya keterisian bisa meningkat lagi beberapa bulan kedepan.

BACA JUGA:  Lonjakan Kasus Covid-19 Terjadi, Ini Langkah RSUP Sanglah Bali

"Keterisian rata-rata hotel menurun hingga 30 persen sejak liburan terakhir dan kini mencapai angka 15 persen. Tetapi, situasi seperti ini diharapkan akan membaik bulan Maret, saat transmisi Omicron berkurang," tuturnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya