Gara-gara Ada Acara Berbau LGBT di Bali, Begini Murka MUI

Gara-gara Ada Acara Berbau LGBT di Bali, Begini Murka MUI - GenPI.co Bali
Gelaran pentas kecantikan berbau LGBT di Bali bikin MUI murka. Foto: Antara

GenPI.co Bali - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyemprot gelaran ajang kecantikan berbau LGBT Miss Queen yang dihelat di Bali baru-baru ini.

Sebagaimana diketahui, Miss Queen ialah suatu penobataban ajang kecantikan khusus untuk kaum transgender atau transpuan yang kebetulan dihelat di Pulau Dewata.

Pada tahun ini, Millen Cyrus seorang selebgram yang saat lahir seorang pria bernama Muhammad Millendaru Prakasa mampu keluar sebagai pemenang dengan busana glamornya.

BACA JUGA:  Polisi Denpasar Bali Diduga Patahkan Kaki ABG, Diulas Media Asing

Penobatan keponakan Ashanty ini pun tak pelak membuat jagat maya Indonesia heboh, terlebih karena Tanah Air merasa kalangan LGBT sangat tabu di negara yang kokoh dengan agama ini.

Alhasil, Miss Queen 2021 pun mendapat banyak hujatan, salah satu yang paling menonjol ialah MUI seperti diliput dari media asing asal Hong Kong, Coconuts.

BACA JUGA:  Fatal! Aksi Pria Mesum di Gianyar Bali Disorot Media Asing

Coconuts mewartakan, Utang Ranuwijaya selaku ketua penelitian dari MUI berkata gelaran ajang kecantikan transgender wajib dilarang di Indonesia karena melanggar fatwa muslim alias haram.

"Kelakuan orang-orang dalam acara ini lebih layak masuk gangguan jiwa dan harus disembuhkan, bukan jadi bahan kompetisi dan tontonan publik," ucap Utang.

BACA JUGA:  Bali Tak Bisa Akses Facebook, Instagram dan WA? Ini Sebabnya

Ia juga menambahkan kelakuan kaum LGBT ini justru umbar aib dan bukanlah prestasi sehingga bukan sesuatu yang wajib dibanggakan.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya