
"Demo bukanlah solusi karena bisa merusak wajah kita dan tentu saja reputasi sebagai salah watu destinasi wisata favorit dunia internasional," kata dia lagi.
Kendati batal lakukan demo gara-gara bertemu dengan Gubernur Koster, PHRI masih mendesak pihak Pemprov Bali dengan beberapa syarat agar pariwisata bisa menggoda wisman lagi. (*)
Video heboh hari ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News