Anak Terpapar Tontonan Tak Sesuai Usia, Dokter Jiwa Bilang Bahaya

Anak Terpapar Tontonan Tak Sesuai Usia, Dokter Jiwa Bilang Bahaya - GenPI.co Bali
Ilustrasi tontonan anak. Foto: Antara

GenPI.co Bali - Menurut dokter spesialis kejiawaan, tontonan tak sesuai usia terhadap anak bisa berujung bahaya besar dalam psikis kedepannya.

Dokter Felin Tanita dari Universitas Sebelas Maret, Surakarta menjabarkan jika apa yang ditonton oleh kalangan anak bisa sebabkan kenaikan tingkat stres.

Adapun maksud pernyataannya ialah tingkatan stres pada buah hati orang tua bisa meningkat imbas produksi hormon adrenalin dan kortisol yang kian banyak.

BACA JUGA:  Hubungan Cinta Kandas, Ini 3 Alasan Orang Senang Selingkuh

Hal ini ditengarai oleh dokter jiwa tersebut imbas efek tontonan dengan muatan sadis berupa tindak kekerasan hingga horor.

"Anak belum bisa membedakan mana akting dan kenyataan, otak menganggap itu nyata dan direspons sebagai bahaya," kata Felin Tanita.

BACA JUGA:  Khusus Pria dan Wanita! Ini 4 Alasan Seks Keseringan Berbahaya

Imbas apa yang dilihat punya makna bahaya, otak pun akhirnya akan memproduksi dua hormon yang sempat disebutkan diatas.

Penambahan kadar adrenalin serta kortisol sendiri secara berkepanjangan bisa mengganggu hampir keseluruhan proses di dalam tubuh anak yang bersangkutan.

BACA JUGA:  Benarkah Wanita Lebih Gemar Seks 2 Kali Lebih Tinggi dari Pria?

Hal ini pun bisa dilihat dalam hal detak jantung yang kian tinggi, tekanan darah tinggi, peningkatan lemak dalam darah, peningkatan gula darah, serta pembekuan darah kian cepat.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya