Pemerintah Pusat Realisasi Belanja Rp7,6 T di Bali, untuk Apa?

Pemerintah Pusat Realisasi Belanja Rp7,6 T di Bali, untuk Apa? - GenPI.co Bali
Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Bali melaporkan belanja pemerintah pusat di Bali mencapai Rp7,6 triliun, untuk apa saja? Foto: Antara

GenPI.co Bali - Realisasi belanja Pemerintah Pusat Indonesia dicatatkan Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan mencapai Rp7,6 triliun di Bali.

Realisasi belanja tersebut terhitung dari satuan kementerian/lebaga yang ada di Pulau Dewata hingga triwulan III-2021.

Menurut Teguh Dwi Nugroho selaku Kepala Kantor Wilayah DJPb, jumlahnya jauh lebih baik ketimbang pada tahun-tahun sebelumnya.

BACA JUGA:  Media Asing Tak Menyarankan Pariwisata ke Bali Imbas Ini

"Realisasi belanja pemerintah pusat yang Rp7,6 triliun itu sama dengan 64,7 persen dari yang tersedia sebesar Rp11,71 triliun," kata Dwi Nugroho, Rabu (27/10/21).

Pada tahun 2020 setidaknya pencapian perbelanjaan mencapai 60,78 persen dan pada tahun 2019 setidaknya hanya 62,55 persen.

BACA JUGA:  Eber Bessa, Kunci Bali United Bikin PSS Sleman Tak Berdaya

Berdasarkan data per 22 Oktober 2021, jumlah ini terbilang meningkat sehingga setidaknya total realisasi belanja pemerintah pusat Indonesia sudah mencapai Rp8,24 triliun.

Penggunaan uang berjumlah fantastis itu sendiri tak lepas dalam penyelesaian berbagai proyek prioritas nasional di Pulau para Dewa dengan capaian rata-rata 81 persen, bahkan ada yang 100 persen.

BACA JUGA:  Dua Korban KM Liberty 1 Karam di Laut Bali Ditemukan SPOB Seroja

"Proyek-proyek tersebut diantaranya pembangunan tiga pelabuhan besar di Nusa Penida, Sanur, dan Nusa Ceningan. Lalu ada pembangunan Bendungan Sidan, Tamblang hingga preservasi jembatan," katanya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya