Wisdom Pilih Vila Ketimbang Hotel, Ekonomi Bali Langsung Minus

Wisdom Pilih Vila Ketimbang Hotel, Ekonomi Bali Langsung Minus - GenPI.co BALI
Ilustrasi pariwisata Bali. Foto: Antara

GenPI.co Bali - Keterpurukan ekonomi Bali mulai terlihat ketika memasuki angka minus saat ini. Siapa sangka hal tersebut disebabkan oleh wisatawan domestik (wisdom) yang lebih memilih tinggal di vila ketimbang hotel.

Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace tak segan-segan berkata jika pemulihan tingkat kesejahteraan masyarakat Pulau Dewata patut terus digenjot.

Bagaimana tidak? Semenjak pandemi Covid-19 berulah akhir tahun 2019 lalu, segalanya makin runyam. Pasalnya, dampak yang ditimbulkan buat pariwisata Bali langsung anjlok.

BACA JUGA:  Maura Hampir ke Bali Sebelum Meninggal, Ini Kata Mayong dan Nurul

Diketahui, sejak pandemi Covid-19 melanda awal 2020, kinerja ekonomi provinsi terkait tercatat tumbuh negatif, yakni pada 2020 tumbuh negatif 9,31 persen (yoy).

Bahkan, hingga triwulan III-2021 juga masih tercatat negatif 2,91 persen (yoy). Menurut Cok Ace semua ini bisa jadi disebabkan pula oleh kecenderungan wisdom yang lebih pilih tinggal di vila.

BACA JUGA:  Liga 1 Lawan Borneo FC Berubah Jadwal, Kata Pelatih Bali United?

"Jika dibandingkan dengan jumlah kamar hotel di Bali sekitar 140 ribu kamar, paling yang terisi sekitar 8 persen. Namun, jika dilihat per wilayah atau perhotel, bisa saja hingga 60 persen," kata Wagub Cok Ace, Senin (24/01/22).

Wagub Cok Ace itu menambahkan kedatangan penumpang melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Desember 2021 yang tertinggi mencapai 14 ribu per hari belum dapat dikatakan semuanya wisatawan.

BACA JUGA:  Tabrakan Adu Jangkrik di Buleleng Bali, Pemotor Banyuwangi Tewas

"Mungkin dari 14 ribu itu yang benar-benar wisatawan hanya 70 persen. Namun, dari 70 persen yang datang untuk berwisata ke Bali, mereka juga tidak lantas tinggal di satu kamar hotel," ucapnya lagi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya