
GenPI.co Bali - Buntut tragedi Kanjuruhan yang tewaskan lebih dari 127 jiwa baru-baru ini membuat pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco mendesak agar suporter sepak bola Indonesia memiliki sikap dewasa.
Respons pelatih berpaspor Brasil ini sendiri merupakan buntut kerusuhan suporter Arema bernama Aremania usai timnya kalah kontra Persebaya Surabaya dengan skor 2-3, Sabtu (01/10/22).
Pada Malam Minggu tersebut, kericuhan melibatkan polisi dan suporter yang bandel turun ke lapangan membuat sekitar 131 orang tewas.
Melihat fenomena memalukan ini di suatu laga Liga 1 Indonesia, Teco merasa miris dan mendesak agar adanya revolusi mental bagi kalangan suporter.
“Saya berharap suporter lebih dewasa. Datang ke stadion untuk menikmati pertandingan dan pulang ke rumah dengan aman,” ujar Coach Teco, Senin (03/10/22).
Kolektor tiga gelar juara Liga 1 minta suporter memahami sekaligus menyadari bahwa dalam sepak bola hanya ada tiga hasil yang harus diterima dengan lapang dada.
Protes dan kritik kepada manajemen adalah hal yang wajar, tetapi tidak sampai melakukan tindakan anarkistis.
“Suporter harus bisa menerima tiga hasil yang ada di dalam sepak bola yaitu menang, seri, atau kalah,” kata Coach Teco.
Artikel ini sudah tayang di JPNN.com dengan judul: Teco Minta Suporter Indonesia Bersikap Dewasa, Respons Semeton Dewata Menggema
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News