Dalami Korupsi DID Pemkab Tabanan Bali, KPK Panggil 2 Saksi Ini

Dalami Korupsi DID Pemkab Tabanan Bali, KPK Panggil 2 Saksi Ini - GenPI.co BALI
KPK panggil dua saksi soal korupsi DID Pemkab Tabanan, Bali. Foto: Antara

GenPI.co Bali - Dua saksi yakni Inspektorat Tabanan dan Pejabat Kemenkeu dipanggil oleh KPK untuk ikut serta menguak tabir korupsi DID di salah satu pemkab di Bali, Rabu (08/12/21).

Bukan tanpa sebab, tiga tahun lalu atau tepatkan saat masa pemerintahan Bupati Eka Wiryastuti, kabupaten berjukukan Lumbung Padi-nya Bali itu dipercaya ada penyelewengan dana.

Dana Insentif Daerah yang untuk rakyat malah diembat oleh beberapa oknum. Ini pun merupakan kelanjutan kasus dari pencurian uang negara oleh Yaya Purnomo, eks pejabat Kemenkeu yang divonis 6,5 tahun 2019 lalu.

BACA JUGA:  Pariwisata Bali Terbuka Saat Covid-19, Ini Ujar Gubernur Koster

Lewat hasil penyelidikan sejak bulan Oktober 2021 lalu, KPK pun mulai mencurigai eks Bupati Eka, mantan Kepala Bappelitbang IB Wiratmaja, dan pejabat Kemenkeu, Rifa Surya.

Setelah sempat tarik ulur penyelidikan, lembaga antirausah itu mulai memeriksa saksi yakni I Gede Urip Gunawan, Inspektorat Daerah Tabanan (2014-2021) dan PNS Ditjen Perimbangan Kemenkeu Riva Setiara.

BACA JUGA:  Banyak Cerah, BMKG Tetap Beri Peringatan Bali Cuaca Hari Ini

"Kedua saksi hadir dan didalami keterangannya oleh penyidik KPK," ucap Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Ali Fikri, Rabu (08/12/21).

Ali Fikri mengungkapkan sudah ada beberapa barang bukti terkumpul terkait kasus korupsi DID Pemkab Tabanan ini, namun belum mau resmi menetapkan tersangka.

BACA JUGA:  Pemprov Bali Dapat Penghargaan Anugerah Meritokrasi, Apa Itu?

Adapun mereka sudah memeriksa Eka Wiryastuti pada Kamis (11/11). Ketika awak wartawan menanyakan langsung ke eks bupati itu, ia seolah ogah beri tanggapan dan berkata sedang bicarakan topik soal Leak Bali.

Berita Selanjutnya