Sempat Pesan Kopi, Misteri Kematian Arsitek Bali Nyoman Mastra

Sempat Pesan Kopi, Misteri Kematian Arsitek Bali Nyoman Mastra - GenPI.co BALI
Temuan mayat di salah satu sungai Tabanan. Foto: BPBD Tabanan

GenPI.co Bali - Kematian Nyoman Mastra selaku arsitek ternama Bali menyisakan misteri di Sungai Yeh Panan, Banjar Sanggulan, Kediri, Tabanan baru-baru ini. Apalagi faktanya ia sempat pesan kopi sebelumnya.

Jagat media sosial sempat viral dengan kabar orang hilang dari pria yang acapkali dipanggil Nank Oman itu setelah pergi dari rumah dengan dalih ingin cukur rambut.

Bahkan, istrinya bernama Ni Nyoman Heny Krisniandari sempat melaporkan kepada polisi kala sang suami belum juga pulang ke kediamannya di Banjar Serason, Desa Pitra, Penebel sejak Sabtu (13/11/21) lalu.

BACA JUGA:  Sempat Hilang, Arsitek Bali Nyoman Mastra Tewas di Sungai Tabanan

Naas, korban ternyata sudah diketemukan oleh saksi bernama Made Parwana (42) dalam keadaan tak bernyawa dengan posisi telungkup di sungai Yeh Panan pada pukul 09.30 WITA.

Menurut kesaksian lain yang datang dari pemilik warung kopi dekat sungai bernama Masruroh (38), sang arsitek Bali sempat memesan minuman di warung miliknya pada pukul 20.00 WITA di hari Sabtu.

BACA JUGA:  Nyoman Mastra Tewas di Sungai Tabanan Bali, Ini Temuan Polisi

Ciri-cirinya pun sangat persis dengan Nyoman Mastra yakni berbadan kurus, agak pendek dengan rambut agak botak berusia 50 tahun keatas.

Pasca pesan kopi, Masruroh melihat korban sempat jongkok di depan jembatan yang tidak jauh dari warung miliknya beralamat di Banjar Anyar, Kediri, Tabanan.

BACA JUGA:  Satpol PP Denpasar Bali Gusar, Ada 54 Pelanggar Prokes Covid-19

"Setelah itu korban tiba-tiba menghilang," kata Masruroh mengutip laman akun media sosial resmi Polres Tabanan pada Selasa (16/11/21).


Artikel ini sudah tayang di JPNN.com dengan judul: Sang Arsitek Pesan Kopi Sebelum Tewas di Sungai Yeh Panan Tabanan, Begini Kisahnya

Berita Selanjutnya