Kesehatan: Dokter Sebut Bahaya Tunggu 8 Jam untuk Sikat Gigi

Kesehatan: Dokter Sebut Bahaya Tunggu 8 Jam untuk Sikat Gigi - GenPI.co BALI
Dokter memperingatkan bahaya menunggu delapan jam hanya untuk sikat gigi bagi kesehatan. Foto: Antara

GenPI.co Bali - Atas dasar alasan kesehatan gigi dan mulut, seorang dokter mewanti-wanti masyarakat agar tak menunggu delapan jam untuk sikat gigi.

Pernyataan ini dilontarkan oleh Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) drg. Usman Sumantri, M.Sc., yang menyebut bahaya munculnya plak.

Tak heran ia mengiimbau agar orang-orang segera membersihkan giginya sesegera mungkin setelah makan.

“Jangan menunggu sampai delapan jam untuk menyikat gigi, terutama setelah makan. Kalau itu dilakukan, saya yakin tidak akan terjadi (gigi berlubang),” kata Usman saat dijumpai wartawan di Jakarta, Sabtu.

Ia menjelaskan bahwa plak gigi terbentuk dari sisa makanan yang menempel pada gigi. Sisa makanan yang tidak dibersihkan akan berubah menjadi lapisan lengket atau lunak jika dibiarkan lebih dari delapan jam.

Apabila lapisan lunak tidak dihilangkan, maka plak akan mengeras dan sulit untuk dihilangkan.

Usman mengatakan plak tersebut dipenuhi bakteri yang dapat merusak email atau lapisan paling luar pada gigi.

Kondisi tersebut yang dapat menimbulkan gigi berlubang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya