GenPI.co Bali - Perajin kain tenun di beberapa daerah Bali bakal disulap jadi desainer andal oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang dipimpin oleh Putri Koster baru-baru ini.
Tak tanggung-tanggung, istri dari Gubernur I Wayan Koster ini mengatakan jika jajarannya tengah mencari sosok perancang busana berbakat dari berbagai daerah setempat.
Nantinya, bibit-bibit desainer itu akan dilatih secara intens untuk bisa jadi pengusaha atau wirausaha sukses dengan butik dan merk dagang sendiri.
"Dekranasda Bali memiliki program mencari 10 desainer Bali berbakat yang nantinya akan dipersiapkan menjadi entrepreneur (wirausaha)," kata Putri Koster saat buka Pertunjukan Fesyen Wastra Dewata di Taman Budaya Denpasar, Minggu (19/12).
Namun, tentu saja proses itu juga wajib menjalani seleksi penting yakni dengan cara proses kurasi dan menyetor lima desain busana menggunakan bahan kain tenun perajin Bali.
"Kami telah melakukan berbagai kegiatan dalam upaya menjaga dan melestarikan keberadaan kain tenun tradisional Bali," kata dia di acara yang dihelat Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Badan Pengurus Daerah (BPD) Bali itu.
Adapun pihak Dekranasda berdalih cara ini bisa membuat kalangan masyarakat Pulau Seribu Pura sadar adanya bakat-bakat terpendam dalam mendesain baju.
Pencarian bakat desainer tenun yang akan dihelat pada 2022 mendatang ini nantinya akan langsung dibina dengan bantuan modal dari Bank BPD Bali.
"Desainer hasil dari kurasi akan menjadi desainer Bali yang punya merk sendiri, butik sendiri bahkan bisa mempengaruhi tren busana di Bali, dunia fashion akan kita bangun sebagai dunia bisnis dan sekaligus sebagai pelestari warisan nenek moyang," kata dia.
Usaha Dekranasda ini bukan cuma buat beberapa kalangan bisa jadi desainer andal busana tenun melainkan juga daya tarik wisata. Ya, lewat berbagai produk busana yang lekat dengan tradisi bisa membuat turis asing tertarik untuk ke Bali. (Ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News